Domain Baru Langsung Kirim 2.000 Email ke Gmail: Studi Kasus Pemanasan Domain

Tim Kirim.id Diperbarui 5 menit baca
Studi Kasus Pemanasan Domain

Pada 11 Oktober 2026, sebuah domain baru milik tim kami ditambahkan ke Kirim.id pukul 17.32 WIB. Enam menit kemudian domain itu langsung dipakai mengirim campaign ke 2.226 kontak, dan 2.127 di antaranya alamat Gmail. Dalam dua menit pertama, Gmail menunda 327 email dengan pesan "unusual rate of mail originating from your SPF domain", dan Yahoo ikut menahan email dari domain yang sama.

Tidak ada email yang hilang, tapi kejadian ini memperlihatkan dengan jelas kenapa domain baru perlu dipanaskan dulu sebelum dipakai untuk email massal. Berikut kronologinya, arti pesan dari Gmail, dan apa yang kami ubah di sistem setelahnya.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Urutan kejadiannya (semua waktu WIB):

  1. 17.32 — domain baru ditambahkan. SPF, DKIM, dan DMARC-nya langsung terverifikasi, jadi secara teknis domain itu sudah "boleh" mengirim.
  2. 17.38 — campaign dikirim ke 2.226 kontak. Hampir 1.000 email menuju Gmail hanya dalam menit pertama, tersebar ke semua IP pengirim kami.
  3. 17.39–17.40 — Gmail membalas 421 4.7.28 sebanyak 327 kali. Yahoo membalas 421 4.7.0 [TSS04] untuk email dari domain yang sama, 66 kali.
  4. Sore sampai malam — email yang ditunda dicoba ulang otomatis, dan sebagian besar akhirnya diterima.

Hasil campaign itu keesokan paginya:

Jumlah
Penerima 2.226
Terkirim 1.855
Bounce (alamat tidak ada) 5
Masih antre, dikirim bertahap mengikuti jatah pemanasan 352
Sedang diproses 14

Yang menarik: semua IP pengirim kami saat itu bersih dari blacklist dan reputasinya baik. Masalahnya bukan di IP, tapi di domain yang belum pernah dikenal Gmail.

Apa arti pesan 4.7.28 dari Gmail?

Kode yang diawali angka 4 berarti penundaan sementara, bukan penolakan. Email tidak dibuang; server pengirim diminta mencoba lagi nanti. Berbeda dengan bounce (kode 5xx) yang berarti email benar-benar ditolak.

Gmail memakai kode 4.7.28 untuk dua hal yang berbeda, dan bedanya ada di kalimat penjelasannya:

  • "…unsolicited mail originating from your IP address" — Gmail membatasi IP pengirimnya.
  • "…mail originating from your SPF domain [nama domain]" (atau DKIM domain) — Gmail membatasi domain pengirimnya, dari IP mana pun email itu dikirim.

Dalam kasus ini yang muncul adalah versi kedua. "SPF domain" adalah domain di alamat Return-Path, yang di Kirim.id selalu berupa subdomain dari domain bisnismu sendiri. Jadi Gmail menilai: domain ini baru, belum punya riwayat, tapi tiba-tiba mengirim ratusan email per menit.

Kenapa domain baru tidak boleh langsung kirim ribuan email?

Gmail dan Yahoo menilai reputasi per domain, bukan hanya per IP. Domain yang baru dibuat atau baru pertama kali mengirim belum punya riwayat: belum ada data berapa banyak emailnya yang dibuka, diabaikan, atau dilaporkan spam.

Dari sudut pandang penyedia email, lonjakan mendadak dari domain tanpa riwayat adalah pola yang sama dengan domain spammer atau akun yang dibobol. Karena itu volume dibatasi dulu sampai ada cukup sinyal bahwa penerima memang menginginkan email tersebut. Yahoo menyebut alasannya terang-terangan di pesan TSS04: "unexpected volume or user complaints", volume yang tidak biasa.

Gmail sendiri menulis di pedoman pengirimnya: mulailah dengan volume kecil ke penerima yang aktif, naikkan perlahan, dan hindari lonjakan mendadak kalau kamu belum punya riwayat mengirim dalam jumlah besar.

Apa risikonya kalau tetap dipaksa?

Penundaan sementara memang bisa ditembus dengan mencoba ulang, dan itulah yang membuat 1.855 email akhirnya terkirim. Tapi terus mengetuk server yang sedang membatasi bukan strategi yang aman. Pola ini memperkuat penilaian bahwa domainmu mengirim terlalu agresif. Penundaan yang terus diabaikan bisa berlanjut menjadi email yang diarahkan ke folder spam, atau ditolak, dan reputasi domain yang sudah turun butuh waktu untuk pulih.

Domain bisnismu dipakai juga untuk email penting lain: invoice, balasan ke pelanggan, email tim. Jangan mempertaruhkannya demi satu campaign yang ingin selesai dalam satu jam.

Apa yang kami ubah di Kirim.id setelah kejadian ini?

Saat itu Kirim.id sudah memanaskan IP pengirim, tapi belum memanaskan domain. Malam itu juga kami menambahkan pemanasan domain otomatis, sehingga hal serupa tidak terulang pada domain klien mana pun:

  1. Jatah harian yang naik bertahap. Domain baru boleh mengirim email marketing sesuai tahapnya: hari ke-1: 500; ke-2: 1.000; ke-3: 2.000; ke-4: 4.000; ke-5: 7.000; ke-6–7: 12.000; ke-8–10: 25.000; ke-11–14: 50.000. Mulai hari aktif ke-15, domain dianggap matang dan tidak dibatasi lagi.
  2. Naik tahap hanya di hari yang bersih. Hari dihitung kalau domain benar-benar mengirim dengan tingkat bounce dan laporan spam yang wajar. Domain yang kirimannya bermasalah tidak dipercepat.
  3. Disebar per jam, di jam aktif. Jatah harian disebar minimal ke 6 jam, dan selama pemanasan campaign dikirim mulai pukul 08.00 WIB, saat penerima lebih mungkin membuka email.
  4. Penerima paling aktif lebih dulu. Kontak yang pernah mengklik dikirimi pertama, lalu yang pernah membuka, kontak baru, dan terakhir yang tidak pernah membuka. Reaksi positif di hari-hari awal membantu reputasi domain.
  5. Rem otomatis kalau penyedia tetap membatasi. Kalau Gmail membalas 4.7.28 untuk sebuah domain, pengiriman domain itu ke Gmail dijeda satu jam, sementara klien lain tetap berjalan. Yahoo TSS04 menjeda IP yang bersangkutan ke Yahoo selama dua jam.

Email transaksional seperti OTP dan invoice tidak ikut dibatasi. Email satu per satu (email otomatis dari journey, atau lewat API dan SMTP) juga tetap langsung terkirim walau domainnya sedang dipanaskan.

Hasilnya, sejak pemanasan domain aktif pukul 18.00 WIB hari itu, tidak ada lagi penundaan 4.7.28 dari Gmail. Yahoo sempat masih menahan beberapa saat, lalu rem otomatis menjeda pengiriman ke Yahoo, dan setelah jeda selesai email ke Yahoo kembali diterima normal. Sisa campaign tadi dikirim bertahap mengikuti jatah harian domainnya.

Detail aturannya ada di panduan Pemanasan domain pengirim baru.

Pelajaran untuk domain barumu

Kalau kamu baru mulai memakai domain untuk email marketing, terlepas dari layanan apa yang kamu pakai:

  • Daftarkan domain beberapa hari sebelum kampanye besar. Mulai dengan volume kecil, misalnya ke pelanggan yang baru saja membeli.
  • Kirim ke kontak paling aktif dulu. Mereka yang paling mungkin membuka dan paling kecil kemungkinannya melapor spam.
  • Jangan kirim seluruh daftar sekaligus. Bagi ke beberapa hari, dan naikkan volumenya setiap hari.
  • Bersihkan daftar sebelum mengirim. Alamat mati menaikkan bounce, dan bounce yang tinggi menahan reputasi domain.
  • Pantau angka setelah setiap kampanye. Perhatikan bounce, laporan spam, dan pesan penundaan seperti 4.7.28 atau TSS04.

Langkah lengkapnya kami bahas di cara kirim email massal tanpa masuk spam.

Ringkasan

  • Domain baru yang langsung mengirim ribuan email bisa dibatasi Gmail dan Yahoo walau IP pengirimnya bersih, karena reputasi juga dinilai per domain.
  • Kode 421 4.7.28 … your SPF domain berarti Gmail menunda email dari domainmu untuk sementara. Ini bukan bounce, tapi tanda untuk melambat.
  • Pemanasan domain (volume naik bertahap, disebar per jam, penerima aktif lebih dulu) mencegah pembatasan ini.
  • Di email blast Kirim.id, pemanasan domain berjalan otomatis untuk setiap domain baru, dan kamu bisa melihat perkiraan waktu selesainya sebelum menekan tombol kirim.

Kirim email bisnis dari satu tempat

Campaign, email otomatis, API & SMTP relay di Kirim.id. Bayar per email mulai Rp0,5, tanpa langganan bulanan — akun baru langsung dapat 1.000 koin untuk mencoba.

Daftar Gratis — 1.000 Koin